Membentuk alis setiap hari bisa menjadi rutinitas melelahkan, terutama bagi kamu yang memiliki alis tipis atau bentuk kurang simetris. Tak jarang, hasil riasan alis pun terasa kurang konsisten—kadang terlalu tebal, kadang terlalu tipis.
Untuk menjawab kebutuhan akan tampilan alis yang rapi, natural, dan tahan lama, hadir sebuah solusi modern bernama microblading. Teknik ini semakin populer dalam dunia kecantikan karena mampu memberikan bentuk alis ideal tanpa perlu repot setiap hari.
Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang apa itu microblading, bagaimana prosesnya, apa saja manfaatnya, serta mengapa memilih layanan yang tepat sangatlah penting. Simak sampai akhir!
Apa Itu Microblading?
Ilustrasi proses microblading/Sumber: Canva
Microblading adalah teknik kecantikan semi-permanen yang dirancang khusus untuk membentuk, mempertegas, dan memperindah tampilan alis.
Teknik ini menggunakan alat manual berbentuk seperti pena kecil yang dilengkapi dengan serangkaian jarum mikro (microblade) di ujungnya. Jarum-jarum ini dipakai untuk menyisipkan pigmen warna ke lapisan paling atas kulit (epidermis) dengan gerakan menyerupai goresan rambut alis asli.
Tujuannya adalah menciptakan ilusi helaian rambut alis yang tampak sangat realistis, sehingga hasilnya lebih natural, presisi, dan tidak kaku. Teknik ini sangat ideal bagi kamu yang memiliki alis tipis, tidak merata, mengalami kerontokan alis, atau sekadar ingin mempercantik bentuk alis tanpa harus menggambarnya setiap hari.
Meskipun sekilas terlihat mirip, microblading berbeda dengan sulam alis konvensional. Pada sulam alis, alat yang digunakan biasanya bersifat elektrik, dan pigmen disisipkan lebih dalam ke kulit, menghasilkan warna lebih pekat dan sering kali berkesan “tebal” atau bloky.
Sedangkan pada microblading goresan dibuat lebih halus dan menyerupai tekstur alami rambut. Warna pigmen juga dipilih agar menyerupai warna rambut asli, sehingga lebih menyatu dengan wajah. Dengan begitu, hasil akhirnya cenderung lebih soft dan natural, membuat wajah tampak segar tanpa terlihat berlebihan.
Keuntungan Microblading untuk Alis Kamu
Ilustrasi proses microblading/Sumber: Canva
Microblading menawarkan solusi nyata dan praktis untuk kamu yang ingin memiliki alis ideal setiap saat. Dibandingkan menggunakan pensil alis setiap hari, microblading memberikan banyak keunggulan yang patut dipertimbangkan.
Berikut beberapa keuntungan utama microblading yang bisa kamu rasakan:
1. Hemat Waktu Setiap Hari
Salah satu alasan utama banyak orang memilih microblading adalah karena efisiensi waktu. Bayangkan, kamu tidak perlu lagi menghabiskan 10–15 menit setiap pagi hanya untuk menggambar dan merapikan alis. Dengan alis yang sudah terbentuk rapi secara semi-permanen, rutinitas makeup harian menjadi jauh lebih simpel dan cepat.
2. Hasil Tahan Lama
Microblading adalah teknik semi-permanen. Artinya, hasilnya bisa bertahan antara 12 sampai 24 bulan, tergantung jenis kulit, gaya hidup, dan perawatan setelah treatment. Ini jauh lebih tahan lama dibandingkan make up biasa yang bisa luntur karena air, keringat, atau aktivitas harian.
3. Tampilan Alami dan Presisi
Keunggulan utama dari microblading adalah kemampuannya menciptakan tampilan alis yang sangat natural, menyerupai helaian rambut asli. Goresan-goresan mikro yang dibuat dengan alat khusus mengikuti arah pertumbuhan rambut alis, sehingga hasil akhirnya menyatu dengan alis asli—tidak terlihat “ditempel” atau seperti tato.
4. Meningkatkan Kepercayaan Diri
Alis memegang peranan penting dalam menampilkan ekspresi wajah. Alis yang rapi, seimbang, dan terdefinisi bisa membuat wajah terlihat lebih fresh, terangkat, bahkan tampak lebih muda. Beberapa orang mengaku merasa lebih percaya diri setelah menjalani microblading, bahkan ketika tidak memakai makeup sekalipun.
5. Cocok untuk Semua Jenis Kulit dan Warna Rambut
Salah satu hal menarik dari microblading adalah fleksibilitasnya. Proses konsultasi akan mencakup pemilihan warna pigmen yang paling cocok dengan warna rambut dan kulit kamu.
Jadi, baik kamu berkulit terang, medium, maupun gelap—dan memiliki warna rambut hitam, cokelat, atau bahkan pirang—microblading bisa disesuaikan agar hasilnya tetap menyatu dan tidak kontras.
Bagaimana Proses Microblading Dilakukan?
Ilustrasi proses microblading/Sumber: Canva
Jika dilakukan oleh tenaga profesional dan berpengalaman, prosedur microblading cukup sederhana dan aman. Berikut tahapan umum dalam proses microblading:
1. Konsultasi Awal dan Desain Alis
Langkah pertama adalah sesi konsultasi. Di tahap ini, kamu akan berdiskusi dengan teknisi microblading mengenai bentuk alis yang diinginkan, karakteristik wajah dan bentuk mata, dan warna pigmen yang paling sesuai dengan warna rambut maupun kulit.
Praktisi akan menggambar bentuk alis menggunakan pensil khusus sebagai simulasi awal. Kamu bisa memberikan masukan sebelum proses dimulai agar hasil akhirnya sesuai harapan.
2. Pengaplikasian Anestesi Topikal
Setelah desain disetujui, praktisi akan mengoleskan krim anestesi topikal (biasanya mengandung lidokain) pada area alis. Tujuannya adalah meminimalkan rasa nyeri atau tidak nyaman saat proses penyisipan pigmen berlangsung. Krim ini biasanya didiamkan selama 20–30 menit hingga bekerja maksimal.
3. Proses Microblading
Setelah anestesi meresap, proses microblading dimulai. Dengan menggunakan alat khusus, praktisi akan membuat goresan-goresan kecil menyerupai rambut alis dan menyisipkan pigmen secara hati-hati.
Goresan ini dibuat mengikuti arah pertumbuhan rambut alis alami agar hasilnya terlihat menyatu dengan alis asli.
Selama proses berlangsung, kamu mungkin akan merasakan sedikit sensasi goresan, tapi umumnya sangat minim berkat anestesi. Proses pengerjaan biasanya memakan waktu 1 hingga 2 jam, tergantung dari bentuk alis dan tingkat detail yang diinginkan.
4. Fase Penyembuhan dan Sesi Retouch
Setelah prosedur selesai, alis akan memasuki fase penyembuhan yang berlangsung sekitar 4–6 minggu. Selama masa ini, pigmen akan secara bertahap menyatu dengan kulit dan warna akan sedikit berubah atau memudar. Ini adalah proses yang normal.
Kamu mungkin akan mengalami pengelupasan ringan di area alis. Warna yang tampak lebih gelap pada minggu pertama, lalu memudar ke warna akhir.
Setelah 4–6 minggu, biasanya disarankan untuk melakukan sesi retouch untuk memperbaiki bagian yang mungkin tidak menyerap pigmen dengan sempurna atau jika kamu ingin menyesuaikan bentuk/ketebalan alis.
Mengapa Harus Microblading di Jazella?
Kalau kamu ingin hasil microblading yang alami, rapi, dan sesuai dengan bentuk wajah kamu, Jazella adalah tempat yang tepat. Selain menjadi pionir layanan kecantikan on-demand di Indonesia, Jazella juga menyediakan praktisi profesional dan bersertifikat untuk layanan seperti sulam alis serta microblading.
Dengan sistem pemesanan yang praktis dan fleksibel, kamu bisa menikmati layanan microblading dari rumah, kantor, atau tempat lain yang nyaman untukmu. Semua alat dan prosedur dilakukan sesuai standar higienis dan keamanan tertinggi, jadi kamu bisa merasa tenang selama treatment berlangsung.
Siap Punya Alis Impian?
Microblading bisa jadi pilihan cerdas untuk kamu yang ingin tampil menawan tanpa repot. Namun ingat, hasil terbaik hanya akan kamu dapatkan jika memilih tempat dan teknisi yang tepat. Jangan asal, pilih yang sudah terbukti kualitas dan profesionalismenya.
Jazella hadir untuk bantu kamu tampil lebih percaya diri dengan alis yang sesuai keinginanmu. Cek layanan kami sekarang di Jazella dan temukan pengalaman microblading yang berbeda dan memuaskan!