Categories
Make up

Maskara waterproof memang jadi penyelamat saat ingin tampil rapi tanpa takut riasan luntur. Tapi, begitu sampai di rumah, banyak orang bingung dengan cara bersihkan maskara waterproof yang benar tanpa membuat bulu mata rontok atau area mata iritasi.

Padahal, membersihkan makeup mata dengan teknik yang tepat itu penting supaya kulit tetap sehat dan bulu mata tetap kuat.

Nah, sebelum kamu kesal sendiri karena noda hitam yang nggak hilang-hilang, yuk pelajari cara paling aman dan efektif untuk menghapus maskara waterproof!

Mengapa Maskara Waterproof Sulit Dibersihkan?

Maskara waterproof diciptakan dengan formula khusus yang membuatnya tahan air, keringat, dan minyak, hal-hal yang biasanya membuat maskara biasa cepat luntur. Di balik ketahanannya itu, ada beberapa bahan yang membuatnya lebih “bandel” saat dibersihkan.

Maskara waterproof umumnya mengandung:

  • Wax yang membantu maskara menempel kuat pada bulu mata.
  • Silikon dan polimer yang membuatnya tahan gesekan dan tahan air.
  • Oil-resistant ingredients yang membuatnya nggak mudah larut meski terkena sebum alami kulit.

Kombinasi bahan tersebut memang membuat maskara waterproof unggul dipakai seharian, terutama untuk aktivitas outdoor. Tapi, efek sampingnya adalah kamu nggak bisa menghilangkannya hanya dengan air atau sabun biasa.

Kamu perlu teknik dan produk yang tepat agar proses pembersihan tetap lembut, aman, dan tidak merusak bulu mata.

Cara Bersihkan Maskara Waterproof yang Benar dan Aman

Seseorang sedang membersihkan maskara waterproof/Sumber: Canva
Seseorang sedang membersihkan maskara waterproof/Sumber: Canva

Membersihkan maskara waterproof membutuhkan teknik khusus karena formulanya dirancang agar tidak mudah hilang oleh air maupun keringat. Jika hanya dibersihkan dengan sabun atau digosok keras, hasilnya bukan hanya tidak bersih, tetapi juga bisa merusak bulu mata.

Berikut langkah-langkah yang benar dan aman:

1. Pilih Makeup Remover yang Tepat

Produk pembersih adalah kunci utama dalam menghapus maskara waterproof. Formula maskara yang mengandung wax dan silikon hanya bisa dilunturkan oleh pembersih berbasis minyak.

Kenapa harus oil-based?

Karena minyak dapat melarutkan komponen wax dan silikon yang tidak dapat hilang oleh air saja. Itulah sebabnya makeup remover biasa atau micellar water reguler sering tidak cukup kuat.

Memilih produk yang tepat akan mengurangi kebutuhan menggosok mata dan mencegah kerusakan bulu mata.

Jenis remover yang paling efektif:

  • Cleansing oil: Paling umum digunakan, teksturnya ringan, mudah dipijat, dan efektif mengangkat makeup mata.
  • Cleansing balm: Teksturnya lebih padat, tapi saat dipijat berubah jadi minyak. Cocok untuk kulit kering.
  • Eye makeup remover dua fase (bi-phase): Cairannya terdiri dari air dan minyak yang harus dikocok sebelum digunakan. Sangat baik untuk riasan waterproof.
  • Micellar water khusus waterproof: Biasanya tertera label “for waterproof makeup” dan mengandung komponen minyak mikroskopis yang bisa melunturkan maskara.

2. Kompres Lembut Menggunakan Kapas

Daripada langsung mengusap maskara, teknik kompres jauh lebih efektif dan aman.

Caranya:

  • Basahi kapas dengan remover hingga cukup lembap, tapi tidak menetes.
  • Tempelkan kapas pada kelopak mata dengan mata terpejam.
  • Diamkan sekitar 10–20 detik agar formula remover bekerja melunakkan maskara.
  • Setelah itu, tarik kapas ke arah bawah, mengikuti arah tumbuh bulu mata.

Mengapa penting menunggu?

Waktu 10–20 detik memberi kesempatan remover melarutkan maskara, sehingga kamu nggak perlu menarik atau menggosok terlalu keras. Hasilnya, maskara hilang lebih cepat, iritasi berkurang, dan bulu mata tetap aman.

3. Gunakan Gerakan Lembut, Jangan Digosok Keras

Area mata memiliki kulit paling tipis di wajah. Menggosok terlalu keras dapat menyebabkan:

  • Bulu mata patah atau rontok
  • Kemunculan garis halus
  • Kulit kemerahan atau iritasi
  • Maskara justru menyebar ke area bawah mata

Cara yang benar:

  • Gunakan tekanan ringan saja.
  • Usap ke bawah, bukan ke samping, agar sesuai arah tumbuh bulu mata.
  • Jika maskara masih tersisa, ulangi proses kompres daripada menggosok lebih keras.
  • Gunakan kapas baru agar tidak menggeser noda lama ke area mata.

Intinya, semakin lembut gerakannya, semakin kecil risiko kerusakan pada bulu mata.

Baca juga: 9 Cara Bersihkan Make Up yang Benar agar Kulit Tetap Sehat

4. Lakukan Double Cleansing

Setelah maskara terangkat, wajah biasanya masih meninggalkan residu minyak dari remover. Jika tidak dibersihkan, residu ini bisa menyumbat pori-pori atau membuat area mata terasa lengket.

Double cleansing sangat disarankan terutama bagi yang sering memakai riasan mata waterproof.

Langkah double cleansing:

  • Bilas wajah menggunakan facial wash sesuai jenis kulit.
  • Busakan dan pijat lembut area kelopak mata untuk mengangkat sisa remover.
  • Bilas hingga bersih dan keringkan wajah dengan handuk lembut.

5. Gunakan Cotton Bud untuk Area Detail

Beberapa bagian seperti sudut mata atau garis bulu mata sering meninggalkan sisa maskara yang membandel. Kapas biasa kadang tidak bisa menjangkau area ini.

Cara menggunakan cotton bud dengan benar:

  • Celupkan ujung cotton bud ke remover.
  • Usap perlahan pada area yang sulit dijangkau, seperti sudut mata atau pangkal bulu mata.
  • Jangan menekan terlalu keras agar remover tidak masuk ke dalam mata.

Teknik ini membantu memastikan maskara benar-benar terangkat tanpa meninggalkan noda hitam keesokan harinya.

6. Rawat Bulu Mata Setelah Membersihkan

Maskara waterproof dapat membuat bulu mata terasa kering karena formula tahan airnya. Jika sering dipakai dan tidak dirawat, bulu mata bisa terlihat kusam atau mudah rontok.

Dengan perawatan rutin, bulu mata tetap sehat meski sering menggunakan maskara waterproof.

Produk yang dapat membantu:

  • Serum bulu mata: Mengandung nutrisi untuk menstimulasi pertumbuhan dan menguatkan batang bulu mata.
  • Minyak jarak (castor oil): Dipakai tipis-tipis untuk melembapkan dan memperkuat bulu mata.
  • Lash conditioner: Biasanya dipakai malam hari, membantu melembutkan dan memelihara elastisitas bulu mata.

Hal yang Harus Dihindari Saat Membersihkan Maskara Waterproof

Setelah tahu cara bersihkan maskara waterproof, kamu juga harus paham kesalahan umum yang tanpa sadar sering dilakukan orang, dan justru membuat proses pembersihan jadi lebih sulit serta berisiko merusak kulit maupun bulu mata. Berikut hal-hal yang sebaiknya kamu hindari:

  • Menggosok mata terlalu keras: Menggosok dengan tekanan kuat bisa membuat bulu mata patah atau rontok, serta memicu iritasi pada kulit kelopak mata yang sensitif. Selalu biarkan remover bekerja melunakkan maskara terlebih dahulu.
  • Menggunakan sabun biasa: Sabun wajah atau sabun mandi tidak mampu melarutkan formula waterproof dan justru dapat membuat kulit terasa kering dan perih. Ini juga membuat maskara jadi semakin sulit dihapus.
  • Membersihkan makeup dengan terburu-buru: Terlalu cepat mengusap tanpa memberi waktu pada remover akan membuat maskara tidak terangkat sempurna. Kebiasaan ini juga meningkatkan risiko menggosok mata lebih keras dari seharusnya.
  • Meninggalkan sisa maskara: Sisa maskara yang menempel di pangkal bulu mata dapat menyebabkan rasa gatal, kotoran mata, hingga peradangan ringan seperti blepharitis. Pastikan area mata benar-benar bersih sebelum tidur.
  • Memakai remover yang tidak sesuai jenis kulit: Remover yang terlalu keras atau mengandung alkohol dapat memicu kemerahan dan rasa perih, terutama pada kulit sensitif. Pilih produk yang lembut namun efektif untuk formula waterproof.

Tips Tambahan Agar Maskara Waterproof Mudah Dibersihkan

Selain teknik dasar, ada beberapa trik tambahan yang bisa kamu lakukan agar proses membersihkan maskara waterproof jadi lebih cepat, mudah, dan tetap aman untuk area mata.

Tips ini cocok untuk kamu yang sering memakai riasan mata sehari-hari atau yang bulu matanya cukup sensitif.

  • Gunakan lash primer sebelum maskara: Primer memberi lapisan dasar yang membuat maskara tidak menempel langsung pada bulu mata, sehingga jauh lebih mudah dibersihkan. Selain itu, primer juga membantu menambah volume dan panjang bulu mata.
  • Hindari memakai terlalu banyak lapisan maskara: Maskara yang terlalu tebal akan menggumpal dan lebih sulit dihapus. Cukup aplikasikan 1–2 lapisan untuk tampilan maksimal tanpa menyulitkan proses pembersihan.
  • Pilih maskara waterproof yang punya klaim easy-to-remove: Beberapa maskara waterproof dirancang tetap tahan lama tetapi lebih lembut saat dibersihkan. Ini membantu mengurangi waktu pembersihan dan meminimalkan gesekan pada area mata.
  • Bersihkan maskara segera setelah selesai beraktivitas: Semakin lama maskara menempel, semakin keras teksturnya dan makin sulit hilang. Membersihkan lebih cepat membantu mengurangi risiko bulu mata patah saat dihapus.
  • Gunakan air hangat untuk membantu melunakkan maskara: Air hangat tidak menghapus maskara waterproof, tetapi membantu melonggarkan lapisannya sebelum memakai remover. Cara ini membuat proses pembersihan lebih lembut dan efisien.
  • Hindari menarik maskara yang sudah kering: Mencabut maskara kering dapat ikut menarik bulu mata asli, membuat garis bulu mata tampak jarang. Lebih aman biarkan remover yang bekerja meluruhkannya.

Baca juga: 9 Jenis Pembersih Make Up, Kenali Dulu Sebelum Membeli

Kapan Harus Menghindari Maskara Waterproof?

Seseorang sedang membersihkan maskara waterproof/Sumber: Canva
Seseorang sedang membersihkan maskara waterproof/Sumber: Canva

Meskipun maskara waterproof punya banyak kelebihan (tahan air, tahan keringat, dan hasilnya lebih awet), bukan berarti produk ini selalu cocok digunakan setiap hari.

Ada beberapa kondisi tertentu ketika kamu sebaiknya menghindari penggunaan maskara waterproof demi menjaga kesehatan bulu mata dan area mata:

  • Saat bulu mata sedang rontok atau rapuh: Maskara waterproof lebih sulit dibersihkan, sehingga proses pembersihannya bisa membuat bulu mata semakin mudah patah.
  • Jika mata mudah iritasi atau sensitif: Formula waterproof biasanya mengandung lebih banyak wax dan silikon yang bisa memicu rasa perih atau merah pada mata sensitif.
  • Ketika menggunakan eyelash extension: Maskara waterproof dapat merusak lem, membuat ekstensi menggumpal, dan mempercepat rontoknya bulu mata tambahan.
  • Jika tidak punya waktu membersihkan makeup dengan benar: Formula waterproof membutuhkan proses pembersihan ekstra. Kalau kamu sering terburu-buru, sisa maskara bisa tertinggal dan menyebabkan iritasi.
  • Saat memakai riasan setiap hari: Pemakaian harian dapat membuat bulu mata kering karena formula waterproof menempel lebih kuat dan sulit dihapus.

Saatnya Kamu Tampil Lebih Praktis!

Membersihkan maskara waterproof memang membutuhkan teknik yang tepat agar bulu mata tetap sehat dan area mata tidak iritasi. Kuncinya ada pada penggunaan remover yang sesuai, langkah pembersihan yang lembut, serta kebiasaan merawat bulu mata setelahnya.

Namun, kalau kamu ingin tampil maksimal tanpa ribet urusan makeup, mulai dari memakai hingga membersihkannya, kamu bisa mengandalkan bantuan profesional. Makeup artist yang berpengalaman tahu produk yang paling aman, teknik yang sesuai, dan cara membersihkan riasan mata tanpa membuat bulu mata stres.

Ingin hasil riasan yang tahan lama tapi tetap nyaman?

Kamu bisa pakai layanan kecantikan on-demand dari Jazella. Mulai dari make up artist profesional, face art, sulam alis dan bibir, nail art, hingga eyelash extension, semuanya bisa dipesan dan datang langsung ke rumahmu. Praktis, higienis, dan hasilnya tetap maksimal.

Yuk, tanya gratis atau booking sekarang, dan rasakan pengalaman kecantikan yang lebih mudah dan personal!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *