Categories
Make up, Tips

Pernahkah kamu merasa hasil make up yang awalnya flawless, lama-lama berubah warna?

Foundation yang tadinya pas, tiba-tiba terlihat lebih gelap, kusam, bahkan agak oranye. Fenomena ini dikenal dengan istilah oksidasi make up. Meski terdengar sepele, oksidasi bisa memengaruhi tampilan dan membuat riasan kurang maksimal, terutama saat kamu harus tampil di momen penting.

Artikel ini mengupas tuntas tentang apa itu oksidasi make up, penyebab utama, dampak yang ditimbulkan, serta cara efektif untuk mencegah dan mengatasinya. Simak selengkapnya!

Pengertian Oksidasi Make Up

Seorang perempuan dengan look make up natural/Sumber: Canva

Seorang perempuan dengan look make up natural/Sumber: Canva

Oksidasi make up adalah perubahan warna pada produk kosmetik (biasanya foundation atau bedak) setelah digunakan di kulit dalam jangka waktu tertentu. Perubahan ini disebabkan oleh reaksi kimia antara pigmen make up dengan oksigen di udara, minyak alami kulit, maupun faktor eksternal lainnya.

Jika dianalogikan, oksidasi make up mirip dengan apel yang berubah kecokelatan setelah dikupas dan dibiarkan di udara. Hasilnya, warna foundation yang awalnya sesuai dengan kulit bisa menjadi lebih gelap, sehingga wajah justru tampak kusam dan kurang natural.

Penyebab Oksidasi Make Up

Oksidasi pada make up bisa terjadi karena berbagai faktor, termasuk:

1. Kandungan Produk

Setiap produk make up memiliki formulasi berbeda. Beberapa foundation atau bedak dengan kandungan minyak tinggi atau pigmen tertentu lebih rentan bereaksi dengan oksigen. Akibatnya, produk cepat mengalami perubahan warna setelah diaplikasikan ke kulit.

2. Kondisi Kulit

Kulit yang cenderung berminyak lebih mudah memicu oksidasi. Minyak alami yang dihasilkan kulit bercampur dengan foundation sehingga warna produk berubah lebih cepat. Sebaliknya, pada kulit kering, oksidasi mungkin tidak terlalu terlihat, tetapi tetap bisa terjadi.

3. Faktor Lingkungan

Lingkungan juga memegang peranan penting. Polusi, kelembapan tinggi, dan paparan sinar matahari dapat mempercepat proses oksidasi. Tidak heran, make up sering terlihat berbeda saat digunakan di luar ruangan dibandingkan di dalam ruangan.

4. Pemilihan Shade yang Kurang Tepat

Terkadang, oksidasi terasa lebih jelas karena shade foundation yang dipilih sudah terlalu gelap dari awal. Saat warna produk mengalami oksidasi, hasil akhir menjadi jauh lebih gelap dari warna kulit asli, sehingga terlihat kusam.

Dampak Oksidasi Make Up pada Penampilan

Seorang perempuan sedang memakai eyeshadow/Sumber: Canva

Seorang perempuan sedang memakai eyeshadow/Sumber: Canva

Meskipun oksidasi make up bukan masalah kesehatan, dampaknya bisa cukup mengganggu, terutama bagi kamu yang ingin tampil prima di berbagai kesempatan. Berikut beberapa efek yang sering dialami:

  • Wajah terlihat kusam: oksidasi membuat warna foundation lebih gelap dari seharusnya. Akibatnya, wajah tampak kusam dan kehilangan kesan fres yang diharapkan dari penggunaan make up.
  • Perbedaan warna dengan Leher: salah satu tanda paling jelas dari oksidasi adalah warna wajah yang tidak lagi selaras dengan leher. Hal ini membuat riasan terlihat tidak natural, bahkan bisa memberikan kesan “topeng”.
  • Hasil Make up tidak rata: selain perubahan warna, oksidasi juga dapat membuat tampilan make up terlihat bercak-bercak, terutama jika foundation tidak menempel dengan sempurna pada kulit.
  • Mengurangi rasa percaya diri: tidak ada yang lebih mengganggu daripada melihat hasil make up berubah di tengah acara penting. Oksidasi bisa menurunkan rasa percaya diri, apalagi saat harus tampil di depan banyak orang atau kamera.

Cara Mencegah dan Mengatasi Oksidasi Make Up

Walaupun oksidasi make up tidak bisa sepenuhnya dihindari, ada banyak cara untuk meminimalkan risikonya. Berikut beberapa cara yang bisa kamu terapkan:

1. Gunakan Primer Sebelum Foundation

Primer berperan penting dalam menciptakan lapisan pelindung antara kulit dan foundation. Produk ini membantu mencegah foundation bercampur langsung dengan minyak alami kulit yang sering menjadi pemicu oksidasi.

Selain itu, primer juga mampu mengontrol produksi sebum pada kulit berminyak dan memberikan hidrasi tambahan untuk kulit kering. Dengan primer, foundation akan lebih menempel dengan baik sekaligus menjaga warna tetap stabil sepanjang hari.

2. Pilih Foundation dengan Formula Tepat

Memahami jenis kulitmu adalah kunci dalam memilih foundation yang sesuai. Untuk kulit berminyak, sebaiknya gunakan foundation dengan formula oil-free, non-comedogenic, dan memiliki hasil akhir matte agar riasan tidak cepat berubah warna.

Sedangkan bagi pemilik kulit kering, foundation dengan tekstur ringan dan kandungan hydrating lebih disarankan agar kulit tetap lembap tanpa memicu reaksi oksidasi.

3. Aplikasikan Setting Powder

Setting powder sering dianggap tambahan, padahal fungsinya sangat krusial untuk menjaga kestabilan make up. Bedak tabur ini membantu mengunci foundation sekaligus menyerap minyak berlebih yang biasanya mempercepat oksidasi.

Pilihlah translucent setting powder agar warna foundation tidak berubah. Pengaplikasian tipis dengan brush besar atau sponge akan membuat hasilnya menyatu sempurna dengan kulit, sehingga make up terlihat lebih smooth dan awet.

4. Perhatikan Skincare yang Digunakan

Seorang perempuan dengan look make up natural/Sumber: Canva

Seorang perempuan dengan look make up natural/Sumber: Canva

Produk skincare yang digunakan sebelum make up sangat berpengaruh terhadap hasil akhir. Pelembap atau serum dengan kandungan terlalu berminyak bisa mempercepat oksidasi karena bercampur dengan foundation.

Sebaiknya gunakan skincare berbasis air atau gel yang cepat meresap ke kulit, lalu beri jeda sekitar 5–10 menit sebelum mulai mengaplikasikan make up.

5. Sesuaikan Shade Foundation

Pemilihan shade foundation juga bisa membantu meminimalisasi efek oksidasi.

Banyak make up artist profesional menyarankan untuk memilih shade setengah tingkat lebih terang dari warna kulit asli. Hal ini karena foundation cenderung “turun warna” setelah beberapa jam pemakaian.

Dengan memilih shade sedikit lebih terang, hasil akhirnya akan tetap selaras dengan tone kulit. Triknya, saat mencoba foundation di counter, tunggu sekitar 10–15 menit setelah diaplikasikan untuk melihat apakah warnanya berubah di kulitmu.

Mengapa Penting Memilih Make Up Artist Profesional?

Mencegah oksidasi make up memang bisa dilakukan dengan langkah-langkah sederhana, seperti memilih produk yang tepat atau menggunakan primer. Namun, kenyataannya tidak semua orang memiliki waktu, pengetahuan, atau pengalaman untuk menguasai teknik-teknik tersebut. Di sinilah peran seorang make up artist (MUA) profesional menjadi sangat penting.

Seorang MUA profesional memiliki pemahaman mendalam tentang berbagai jenis kulit, kondisi wajah, sampai karakteristik produk make up. Mereka tahu foundation seperti apa yang cocok untuk kulit berminyak agar tidak mudah teroksidasi, atau primer jenis apa yang bisa membuat hasil riasan lebih tahan lama di kulit kering. Dengan pengalaman dan keahlian ini, risiko oksidasi dapat diminimalkan, sehingga hasil riasan tetap natural dan segar sepanjang acara.

Selain itu, MUA profesional juga memahami teknik aplikasi make up yang tepat. Mulai dari cara layering produk, pemilihan shade foundation, sampai trik mengunci make up agar tidak cepat berubah warna.

Jazella: Solusi Praktis untuk Tampil Maksimal Tanpa Khawatir Oksidasi

Meskipun tips mencegah oksidasi make up bisa kamu coba sendiri, hasilnya tentu akan lebih maksimal jika ditangani oleh tangan profesional. Nah, inilah keunggulan Jazella sebagai pionir layanan kecantikan on-demand di Indonesia.

Dengan Jazella, kamu bisa mendapatkan layanan make up artist (MUA) profesional yang siap datang ke lokasi kamu. Setiap MUA yang bekerja sama dengan Jazella sudah berpengalaman dalam menangani berbagai jenis kulit dan memahami produk yang tepat untuk meminimalkan oksidasi. Jadi, kamu tidak perlu lagi khawatir foundation berubah warna atau riasan cepat kusam.

Percaya Diri Tanpa Takut Oksidasi Make Up

Oksidasi make up adalah perubahan warna pada foundation atau bedak yang terjadi karena reaksi dengan oksigen, minyak kulit, atau faktor lingkungan. Meskipun wajar dialami banyak orang, efeknya bisa membuat riasan tampak kusam, tidak rata, dan menurunkan rasa percaya diri.

Untungnya, dengan langkah pencegahan seperti penggunaan primer, pemilihan foundation yang tepat, hingga setting powder, oksidasi bisa diminimalkan.

Namun, untuk hasil yang benar-benar maksimal, kehadiran make up artist profesional tetap menjadi solusi terbaik. Di sinilah Jazella hadir sebagai jawaban. Dengan layanan kecantikan on-demand, Jazella memudahkan kamu untuk mendapatkan hasil make up terbaik tanpa ribet. Tim MUA profesional siap datang ke tempatmu, memastikan riasan flawless, tahan lama, dan bebas dari masalah oksidasi.

Jadi, kalau kamu ingin tampil cantik dan percaya diri di setiap momen penting, jangan biarkan oksidasi make up merusak penampilanmu. Percayakan pada ahlinya bersama Jazella, teman terbaik untuk memenuhi semua kebutuhan kecantikanmu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *