Categories
Make up

Buat kamu yang baru mulai belajar dandan, mungkin sering bingung: foundation dulu atau concealer? Alis dulu atau eyeshadow?

Yup, kebingungan soal urutan make up adalah hal yang wajar untuk pemula. Padahal, memahami urutan yang tepat bisa membuat hasil riasan kamu jadi jauh lebih maksimal, anti cakey, tidak berantakan, dan pastinya lebih tahan lama.

Di artikel ini, kita akan membahas step-by-step urutan make up yang benar untuk pemula, supaya kamu tidak salah langkah dan bisa tampil percaya diri setiap saat.

Siap belajar make up like a pro?

Kenapa Urutan Make Up Itu Penting?

Banyak orang mengira make up itu soal produk mahal atau teknik rumit. Padahal, salah satu kunci utama dari riasan yang bagus adalah mengikuti urutan make up yang benar. Kenapa begitu?

  • Membuat hasil akhir lebih rapi dan natural. setiap produk punya fungsi dan waktu aplikasi masing-masing. Jika urutannya salah, hasilnya bisa terlihat menor atau tidak menyatu dengan kulit.
  • Memperpanjang ketahanan make up. mulai dari primer sampai setting spray, semuanya punya peran dalam menjaga make up tetap di tempatnya sepanjang hari.
  • Menghindari penumpukan produk. Misalnya, kalau kamu pakai concealer dulu baru foundation, ini bisa membuat produk menumpuk dan jadi tidak nyaman dipakai.
  • Menjaga kesehatan kulit. Penggunaan skincare di awal, seperti moisturizer dan sunscreen, akan melindungi kulit dari efek negatif bahan make up.

Persiapan Sebelum Make Up

Sebelum mulai mengaplikasikan make up, penting untuk menyiapkan kulit agar hasilnya lebih maksimal dan tahan lama. Berikut tahap-tahap yang perlu kamu lakukan sebelum masuk ke produk make up utama:

1. Bersihkan Wajah

Seorang perempuan sedang membersihkan wajah/Sumber: Canva

Seorang perempuan sedang membersihkan wajah/Sumber: Canva

Langkah pertama adalah mencuci wajah dengan sabun pembersih yang sesuai dengan jenis kulitmu. Membersihkan wajah akan mengangkat debu, minyak, dan sisa skincare sebelumnya yang menempel di kulit.

Kulit yang bersih adalah kunci utama agar make up bisa menempel dengan sempurna dan tidak mudah luntur. Selain itu, mencuci muka juga membantu mencegah timbulnya jerawat akibat pori-pori yang tersumbat oleh kotoran dan sisa make up.

2. Gunakan Toner

Setelah wajah bersih, aplikasikan toner untuk menyeimbangkan pH kulit. Toner juga membantu menyegarkan wajah dan mempersiapkan kulit agar lebih siap menerima pelembap dan make up. Beberapa toner memiliki manfaat tambahan seperti menghidrasi, mengecilkan pori-pori, atau mengontrol minyak berlebih, tergantung kandungan di dalamnya.

3. Aplikasikan Moisturizer

Langkah selanjutnya adalah menggunakan pelembap atau moisturizer. Ini penting untuk menjaga kelembapan kulit sepanjang hari dan mencegah make up tampak cracky atau menumpuk di area tertentu.

Pilih pelembap yang ringan dan cepat menyerap, terutama jika kamu memiliki kulit berminyak.

4. Jangan Lupa Sunscreen

Langkah terakhir sebelum masuk ke tahap make up adalah mengaplikasikan sunscreen. Ini adalah perlindungan utama kulit dari paparan sinar UV yang bisa menyebabkan penuaan dini dan kerusakan kulit.

Gunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 dan pastikan kamu memberikan waktu beberapa menit agar produk menyerap sempurna sebelum lanjut ke make up.

Urutan Make Up yang Benar untuk Pemula

Setelah kulit kamu siap, saatnya masuk ke langkah-langkah inti dalam dunia make up. Untuk pemula, memahami urutan make up yang benar bisa menghindarkan kamu dari hasil yang belang, menor, atau cepat luntur. Berikut ini urutan make up yang ideal untuk kamu ikuti:

5. Primer

Primer berfungsi untuk menciptakan lapisan dasar yang meratakan tekstur kulit dan membuat make up lebih tahan lama.

Ada berbagai jenis primer, mulai dari yang memberikan efek matte untuk kulit berminyak, sampai yang hydrating untuk kulit kering. Selain itu, primer juga bisa membantu menyamarkan pori-pori besar dan garis halus agar tampilan make up terlihat lebih halus dan profesional.

6. Foundation atau BB Cream

Seorang perempuan sedang memakai foundation/Sumber: Canva

Seorang perempuan sedang memakai foundation/Sumber: Canva

Langkah berikutnya adalah foundation atau BB cream. Foundation memberikan coverage yang lebih tinggi, cocok untuk kamu yang ingin menutupi bekas jerawat, kemerahan, atau warna kulit tidak merata. Sedangkan BB cream lebih ringan dan cocok untuk tampilan natural sehari-hari.

Aplikasikan produk ini dengan sponge, kuas, atau jari, lalu ratakan ke seluruh wajah hingga menyatu sempurna dengan kulit. Pilih warna yang paling mendekati warna kulit asli agar hasilnya tidak belang.

7. Concealer

Setelah foundation, gunakan concealer untuk menutupi area tertentu seperti kantung mata, noda hitam, atau jerawat.

Pilih warna concealer yang sedikit lebih terang dari foundation untuk area bawah mata, dan warna yang mendekati warna kulit untuk menutupi noda. Aplikasikan secukupnya, lalu blend dengan lembut menggunakan sponge kecil atau jari. Jangan terlalu tebal, karena bisa membuat area tersebut terlihat “berat” dan cepat retak.

8. Bedak

Bedak berfungsi untuk mengunci foundation dan concealer agar tidak mudah bergeser. Kamu bisa menggunakan bedak tabur (loose powder) untuk hasil yang ringan dan natural, atau bedak padat (compact powder) untuk coverage tambahan.

Hindari menyapukan bedak terlalu banyak agar wajah tidak terlihat terlalu kering atau “berkapur”.

9. Pensil Alis

Alis yang rapi bisa langsung membingkai wajah dan memberikan kesan lebih tegas. Untuk pemula, kamu bisa menggunakan pensil alis yang ujungnya tidak terlalu tajam agar hasilnya natural.

Isi bagian alis secara perlahan mengikuti bentuk alis asli, lalu ratakan dengan spoolie agar warnanya menyatu. Kalau ingin hasil lebih tegas dan rapi, kamu bisa merapikan pinggiran alis dengan sedikit concealer.

10. Eyeshadow

Setelah alis, kamu bisa lanjut ke eyeshadow. Untuk sehari-hari, pilih warna-warna netral seperti coklat muda, beige, atau peach agar tampak natural dan segar. Gunakan warna terang di seluruh kelopak mata sebagai base, lalu tambahkan warna yang sedikit lebih gelap di bagian lipatan (crease) untuk memberi dimensi.

Kuncinya adalah blending, pastikan tidak ada garis tegas antar warna agar hasilnya smooth dan profesional.

11. Eyeliner

Eyeliner berfungsi menegaskan garis mata dan memberi efek mata lebih besar atau tajam. Buat pemula, eyeliner pensil atau spidol bisa jadi pilihan terbaik karena lebih mudah dikontrol. Tarik garis tipis mengikuti garis bulu mata atas, mulai dari tengah ke luar. Kalau kamu merasa belum percaya diri, cukup garis tipis saja untuk efek natural.

12. Maskara

Maskara berguna untuk melentikkan dan menebalkan bulu mata. Jepit bulu mata terlebih dahulu dengan penjepit khusus, lalu aplikasikan maskara dari akar ke ujung dengan gerakan zig-zag agar tidak menggumpal.

Gunakan dua lapis jika ingin hasil yang lebih bervolume, tapi pastikan maskara yang pertama sudah set sebelum melapisinya.

13. Blush On

Blush on berfungsi memberikan rona segar pada wajah. Pilih warna yang sesuai dengan undertone kulitmu, pink atau coral biasanya cocok untuk hampir semua tone kulit.

Aplikasikan di bagian pipi yang paling menonjol saat kamu tersenyum, lalu baurkan ke arah atas mengikuti tulang pipi. Gunakan kuas yang lembut agar hasilnya terlihat natural dan tidak membentuk garis tegas.

14. Highlighter (Opsional)

Kalau kamu ingin tampil dengan efek glowing yang sehat, highlighter bisa jadi solusinya. Produk ini biasanya diaplikasikan di titik-titik tertentu seperti tulang pipi bagian atas, tulang hidung, cupid’s bow (atas bibir), dan sedikit di dagu.

Untuk pemula, gunakan sedikit saja agar tidak terlihat terlalu mencolok.

15. Lipstik

Seorang perempuan sedang memakai lipstik/Sumber: Canva

Seorang perempuan sedang memakai lipstik/Sumber: Canva

Sempurnakan tampilanmu dengan lipstik. Pilihan warna bisa disesuaikan dengan suasana atau acara. Untuk tampilan sehari-hari, warna nude, peach, atau pink muda bisa jadi pilihan aman.

Sementara untuk acara malam atau saat kamu ingin tampil standout, warna bold seperti merah marun, plum, atau brick red bisa memberikan statement yang kuat. Jangan lupa gunakan lip balm sebelum mengaplikasikan lipstik agar bibir tetap lembap dan tidak pecah-pecah.

16. Setting Spray

Langkah terakhir adalah penggunaan setting spray. Produk ini berfungsi untuk “mengunci” seluruh make up agar tidak mudah luntur, pudar, atau bergeser, terutama saat kamu beraktivitas seharian atau menghadiri acara panjang.

Cukup semprotkan setting spray dari jarak sekitar 20–30 cm ke seluruh wajah, dengan gerakan menyilang (X dan T) agar merata. Biarkan kering secara alami tanpa ditepuk.

Ingin Tampil Flawless Tanpa Ribet? Serahkan pada Profesional!

Merias wajah memang menyenangkan, apalagi kalau kamu sudah mulai memahami urutan make up yang benar dan tahu produk mana yang cocok untuk jenis kulitmu. Namun, di momen-momen spesial seperti wisuda, lamaran, prewedding, photoshoot, atau acara penting lainnya, terkadang kita ingin tampil maksimal tanpa repot.

Di situasi seperti itu, bantuan dari tangan profesional bisa jadi solusi terbaik. Hasil riasan yang dibuat oleh MUA berpengalaman akan disesuaikan dengan bentuk wajah, warna kulit, serta karakter personal kamu, sehingga tampilannya tidak hanya rapi dan tahan lama, tapi juga terasa pas dan autentik.

Inilah yang ditawarkan oleh Jazella, layanan kecantikan on-demand yang praktis dan modern. Melalui Jazella, kamu bisa memanggil Make Up Artist (MUA) profesional langsung ke rumah atau ke lokasi acara. Jazella akan hadir sebagai partner kecantikan yang siap membantu. Praktis, higienis, dan hasilnya memuaskan, semua bisa kamu dapatkan dengan mudah.

Sudah siap tampil percaya diri dengan riasan yang tepat? Eksplor kemampuan make up-mu, dan kalau kamu ingin hasil profesional yang anti gagal, Jazella solusinya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *